topmetro.news, Medan – Ketua DPD Golkar Sumut terpilih Andar Amin Harahap dalam pidato politiknya mengatakan akan merangkul seluruh kader Golkar Sumut untuk mewujudkan cita-cita dan rencana kerja DPD Golkar Sumut. Andar bersyukur Musda XI tersebut bisa terselenggara dengan baik.
Hal tersebut diungkapkannya dalam sambutan perdananya di Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Sumut, Minggu (1/2/2025) malam.
Mantan Bupati Paluta ini mengajak seluruh kader Golkar Sumut untuk bisa bersama-sama tumbuh dan memenangkan kontestasi politik pada tahun 2029 mendatang.
“Saya mengajak dan mengharapkan dukungan keluarga besar Partai Golkar yang ada di Sumut, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa memenangkan semua tahapan politik yang ada di Sumut,” katanya.
Andar kemudian menanggapi dinamika politik yang ada di internal tubuh Golkar Sumut. Menurutnya, selepas Musda dinamika tersebut juga harus sudah usai dan memunculkan rasa kerja sama.
“Saya berharap setelah Musda ini, adalah hal yang wajar untuk berdinamika, tapi saya harap setelah acara ini dinamika itu telah selesai, saya ingin merangkul semua potensi yang ada dalam tubuh partai Golkar Sumut,” ucapnya.
Ia berharap gagasan-gagasan baru bisa hadir selepas Musda tersebut. “Saya harap juga dari Musda ini muncul rencana kerja dan ide-ide ke depan, sehingga lima tahun ke depan apa yang menjadi hasil dari Musda ini bisa kita laksanakan,” tuturnya.
Andar menegaskan prinsipnya sebagai seorang Politisi yang mengedepankan politik sejuk dan damai.
“Saya punya prinsip dan ditanamkan oleh senior dan guru saya, berpolitiklah seperlunya dan secukupnya. Tidak setiap hari kita berpolitik, bagi saya kekeluargaan, persahabatan itu lebih penting dari segalanya,” katanya.
Setelah terpilihnya Andar Amin, Pimpinan Sidang membacakan formatur pendamping yang dipilih Andar Amin yakni Ahmad Doli Kurnia Tanjung mewakili unsur DPP, sayap partai (AMPI), DPD Golkar Kota Medan, dan DPD Golkar Kabupaten Asahan, serta Ketua Dewan pertimbangan yang akan dipilih oleh Formatur.
Untuk batas waktu penyusunan kepengurusan, Andar Amin diberikan durasi selama maksimal 30 hari, merujuk pada AD/ART Partai Golkar. Ketetapan itu sekaligus menutup sidang pleno 4.
penulis | Erris JN
Andar Amin Harahap

